Road to 2023

Nulis Lepas

This category contains 84 posts

Lupa Nama Istri


Real-books-never-die_1718“Hobinya nulis ya mas muhsin?”, itu kalimat tanya yang sering dilontarkan kawan atau orang yang baru saya kenal ketika mengetahui kalau saya sudah menulis dan menerbitkan tiga judul buku. Terus terang saya agak bingung kalau ditanya soal hobi, sebab di benak saya hobi itu kan segala sesuatu hal yang sering kita lakukan dan kita memang enjoy melakukannya. Masalahnya hanya ada 2 hal yang sering dan enjoy saya lakukan tiap hari : Pertama, Tidur di springbed yang empuk. Kedua, bercengkerama dengan istri diatas ranjang. Uhuk..uhuyy. ^_^ Kalau merujuk pengertian ‘hobi’ diatas, berarti menulis bagi saya bukan termasuk hobi. Sebab saya tidak tiap hari menulis. Dan jujur saja ketika menulis buku saya kurang begitu enjoy, sebab benar-benar memeras otak dan bikin senewen kalau  hal menarik yang sempat kepikiran untuk ditulis tiba-tiba terlupakan hanya gara-gara tukang bakso langganan saya teriak-teriak di depan rumah menawarkan dagangan. Ah, saya mah gitu orangnya. Sering lupa akan sesuatu. Tapi bagi saya hal itu tidak masalah, yang penting jangan sampai lupa sama nama istri sendiri. Bahaya. Bisa hilang kepala saya. Ha..ha.

Continue reading

Advertisements

Mereka yang Kehilangan Kesempatan


Petugas SPBUIni sore hari yang sejuk. Perempuan manis berseragam merah putih itu tersenyum sebentar lalu bertanya pada saya, “Premium ya Pak?”.  Sambil mesem saya jawab sekenanya, “Bukan Mbak, saya orang. Bukan Premium”. Ha..ha. Terus terang saya paling sebel kalau pas di SPBU mau ngisi BBM motor terus petugasnya bilang begitu. Seolah-olah kita diminta untuk membeli Premium. Secara memang seperti itu. Ini ilmu marketing, Bung. Operator yang menuang BBM dari dispenser ke tangki kendaraan itu kan sejatinya lagi jualan. Bukan cuma “juru ngecor” minyak. Orang yang berjualan logikanya menawarkan lebih dulu barang yang kualitasnya tinggi. Mestinya kalimatnya diganti jadi : “Beli Pertamax ya Pak?”. Sehingga konsumen menjadi “tertarik” atau lebih mantap membeli Pertamax.

Saya tidak melarang Anda untuk membeli Premium, dan saya juga tidak mengatakan kalau Premium itu barang jelek. Tapi secara kualitas memang Pertamax lebih ciamik  ketimbang Premium. Dan Premium adalah barang bersubsidi. Non Keekonomian. Ada resiko tersendiri kalau kita membeli barang subsidi. Silakan baca artikel saya sebelumnya tentang BBM subsidi di link berikut. (klik sini).

Continue reading

Anak muda, Keragu-raguan dan Keputusasaan


Abstract big speech bubbleKemarin ada pesan singkat masuk di Smartphone saya. Pengirimnya seorang remaja putri di Bandung. Isinya begini: “Mas muhsin, apa bedanya anak muda jaman sekarang sama anak muda jaman dulu?.”

Alhamdulillah,  mojang Bandung ini manggil saya “Mas” bukan “Pak”. Berarti saya dianggap masih muda. Berarti dia cerdas dan matanya tidak bermasalah. ^_^
Terus terang saya tidak mengenal baik anak ini, hanya pada kesempatan sebelumnya ia pernah mengajak saya berdiskusi tentang anak muda yang galau namun merindukan prestasi. Dan sama seperti kemarin, diskusi sebelumnya berlangsung lewat WhatsApp. Kebayang susahnya kan. Daripada jadi panjang-lebar saya putuskan untuk  menjawab secara singkat : “Kamu lagi suntuk gara-gara UN ya Dek? Sebenarnya nggak ada bedanya. Cuma yang jelas anak muda jaman dahulu ya sekarang ini sudah pada tuwir (tua) semua.” jawab saya asal.

Continue reading

GURU BESAR ‘MAHAKAM’


mahakamBeberapa hari lalu (27/3/2015) sejumlah Profesor dan tokoh masyarakat mendatangi Kantor Kementerian ESDM untuk menyampaikan petisi terkait pengelolaan Blok Mahakam di Kaltim. Pak Menteri langsung melontarkan pernyataan, “Pada level Menteri, Pemerintah mengarahkan bahwa Pertamina mendapat pengelolaan Mahakam sepenuhnya setelah kontrak berakhir.”

Selang satu jam kemudian media online rame-rame menulis : “Didatangi Para Guru Besar, Menteri ESDM menyerahkan Mahakam sepenuhnya ke Pertamina”. Dari kabar itu saya mencatat setidaknya ada 2 hal penting yang menarik untuk dibahas. Pertama, sevalid apa pernyataan yang disampaikan menteri ESDM terkait penyerahan Mahakam ke Pertamina?. Kedua, hikmah apa yang dapat kita petik dari “turun gunung”-nya para guru besar dari berbagai universitas se-Indonesia mengajukan petisi Mahakam ke Kementerian?

Continue reading

Terkejut Dua Kali


Sejak 18 Februari kemarin kita dikejutkan oleh berita tentang ratusan penumpang Lion Air yang terlantar dan sempat membuat heboh kondisi Bandara Soekarno-Hatta. Saya dapati kabar tersebut pada jumat malam lewat berita di media. Ratusan polisi disiagakan untuk menjaga keamanan bandara.  Baru kali ini saya melihat polisi sebanyak itu antusias menjaga calon penumpang pesawat. Yang saya tahu biasanya mereka menjaga mahasiswa. Mahasiswa yang unjuk rasa. 🙂

Continue reading

Launching Buku Berani Berjuang : 15 Januari 2015


Buku Berani Berjuang karya Muhsin Budiono & Pengurus SPPSN

Buku Berani Berjuang karya Muhsin Budiono & Pengurus SPPSN

Continue reading

Menanti Pengganti Karen


Karen Agustiawan“Saya makin tua. Itulah sebabnya saya mengundurkan diri, . . .”

Itu pernyataan dari Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad ketika mundur dari jabatan penasihat di Petronas pada desember 2013 silam. Usia Mahathir saat itu 88 tahun dan sudah hampir 10 tahun menjadi penasihat Petronas. Apakah seluruh publik Malaysia menanggapi positif maklumat tersebut?. Tidak. Banyak masyarakat, anggota parlemen dan terutama simpatisan partai berkuasa saat itu (Umno) yang mencibir kemunduran Mahathir sebagai kemunafikan dan kamuflase belaka. Pada intinya mereka berpendapat bahwa Mahathir tidak mungkin melepas begitu saja pengaruhnya di Petronas, mengingat keluarganya memiliki kepentingan di bisnis migas serta banyak hal untuk dipertaruhkan jika memutus hubungan dengan perusahan tersebut.

Continue reading

Orang yang Tidak Bertanggungjawab di Jual-Beli Online


OL ShopSaya menulis artikel ini bukan sebab pernah dikecewakan oleh manajemen situs jual-beli (sijubel) online, tapi karena pernah menjadi korban dari orang-orang tidak bertanggungjawab yang memasang iklan di situs online tersebut. “Orang tidak bertanggungjawab” barangkali istilahnya masih halus, kita sering menyebutnya “Penipu”. Teman saya bahkan mengatakannya dengan sebutan “Laknatullah ‘alaik”. Kebetulan saya punya akun di salah satu sijubel online sejak dua tahun lalu. Situs ini dulu namanya ada 9 huruf, sekarang berubah jadi tinggal tiga huruf. Alhamdulillah saya sudah termasuk verified member. Beberapa kali saya menjual barang-barang bekas lewat akun tersebut dan kesemuanya untung, aman dan lancar jaya.

Continue reading

Duduk Diluar Jendela


Petugas Check in CounterYang saya tulis ini barangkali sepele, cuma soal interaksi dengan petugas check in counter di Bandara. Akhir-akhir ini saya memang sering bepergian keluar kota dengan pesawat. Salah satu hobi saya adalah “menggoda” petugas bagian check in. Eits, jangan negatif thing-thing dulu, yang dimaksud menggoda disini dalam hal positif lho Bung. Tiap saya mengantri di depan meja check in seringkali saya dapati petugas yang berjaga disana terlihat KSL2MS (baca: Kesel to Mas) artinya Kurang Semangat, Lesu, Lelah dan Minim Senyum.

Continue reading

Kepala Tiga


Dibanding tanggal 18 Juni di tahun-tahun sebelumnya, khusus 18 Juni hari ini terasa beda. Ini barangkali karena umur saya genap tiga puluh tahun. Usia yang tidak lagi muda. Dulu waktu umur masih kepala dua sewaktu ada yang tanya saya kelahiran tahun berapa, pertanyaan itu biasanya saya jawab “Masih kepala dua”. Orang yang bertanya biasanya menjawab, “Wah, masih muda nih. So young, so many roads to go“. Sekarang tentu saya tidak bisa lagi “berbangga” dengan jawaban yang sama, karena kalau saya maksa nge-jawab “Masih kepala tiga”, orang-orang pasti berpikiran kalau umur saya 38 atau 39. Celaka. ^_^

Continue reading

Road to International Islamic Followership Trainer

June 18th, 2023
5.7 years to go.

Buku Karya Pertama

JTIG : Jadi Trainer itu Gampang

Jadi Trainer Itu Gampang (JTIG) : Panduan Praktis untuk Memulai Menjadi Trainer dan Pemandu Pelatihan di Usia Muda. (Terbit : Januari 2013 - Jakarta)

Buku Karya Kedua

Buku The Jongos Ways (bisa dibawa pulang dari toko buku Gramedia terdekat di kota Anda)

The Jongos Ways (TJW) : Pekerja Tangguh yang Bahagia dan Penuh Manfaat itu Anda. (Terbit : Desember 2013 - Jakarta)

Buku Karya Ketiga

Buku Berani Berjuang karya Muhsin Budiono & Pengurus SPPSN

Follow me

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: