Road to 2023

Latest Post

Survey Followership


FOLLOWERSHIP : PRINSIP PENTING YANG SERING TERLUPAKAN
Followership merupakan pengetahuan sekaligus skill ketrampilan yang di Indonesia masih terdengar cukup asing. Hal ini dikarenakan stigma mayoritas kita yang masih menganggap Leadership (Kepemimpinan) adalah hal yang paling penting dipelajari dalam pengembangan diri dan menjadi faktor penentu kesuksesan seseorang dimasa depan. Padahal ibarat dua sisi mata uang, leadership dan followership merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan begitu saja.
Robert E. Kelley (Salah satu Pakar Leadership) bahkan pernah mengungkapkan bahwa dalam keseharian kebanyakan dari kita lebih sering berperan menjadi follower ketimbang sebagai leader. Bahkan ketika kita memiliki bawahan, pada kenyataannya kita masih memiliki leader juga (baik secara formal maupun informal). Tidak ada seseorangpun yang murni berperan sebagai leaders.  
Barbara Kellerman (Pengajar Leadership di Harvard University) pernah berujar bahwa semua orang bisa mempelajari bagaimana menjadi pemimpin/leader yang baik yakni dengan cara menjadi pengikut/follower yang baik. 

Diakui atau tidak, setiap orang memiliki sisi followership dalam setiap kehidupannya. Misalkan seorang manager yang memiliki anak buah, tetap merupakan seorang bawahan terhadap atasannya. Bahkan secara ekstrim, seorang business owner yang kelihatannya tidak memiliki sisi kepengikutan ternyata juga adalah seorang yang sedikit banyak harus “mengikuti” keinginan-keinginan pasar.
Ira Chaleff (Pakar Followership Amerika) mengatakan “Followership is an art”.  Followership adalah seni. Ia begitu penting bagi dunia kepemimpinan dan tidak dapat dipisahkan dari leadership. Followership adalah suatu fondasi untuk lebih baik lagi dalam memahami leadership. 

If you want to be a great leader, you must first become a good follower.

Di Indonesia, istilah followership masih belum familiar terdengar atau dipahami oleh banyak orang. Oleh sebab itu, kami dari Indonesia Followership Learning Community (INFOLCO) mengadakan survey tentang awareness masyarakat terhadap Followership. Kami mohon bantuan Anda untuk meluangkan waktu mengisi kuesioner singkat di link berikut ini https://goo.gl/forms/z6eQziCqTsWCJQYj1

Terimakasih telah berkenan meluangkan waktu  Anda yang berharga. Data pribadi yang Anda input tidak akan dipublikasikan dan kami jamin kerahasiaannya. Partisipasi Anda sangat bermanfaat bagi pengembangan Followership di Indonesia. 
Salam hangat, 

Prasetyo Adi S. (08561395548)

Indonesia Followership Learning Community (INFOLCO). 

in collaboration with Muhsin Budiono (Followership Practitioner-certified by Ira Chaleff).

Pilih Kategori

Lemari Arsip

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Join 332 other followers

Nasihat cinta dari saya:

Pengunjung muhsinbudiono.com

free counters

Hits Counter

  • 591,992 Hits

muhsin budiono

muhsin budiono

muhsin budiono

Karyawan, Followership Practitioner dan Penulis Buku. Mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember jurusan Marine Engineering (Lulus tahun 2006) dan Narotama University studi Management (Lulus tahun 2014). Followership Practitioner pertama di Indonesia [Certified by Ira Chaleff, Belgium-2017]. Anggota ILA (International Leadership Association). Pemegang Rekor MURI (Museum Rekor Dunia-Indonesia). Disaat banyak orang Indonesia memuji dan mendalami Leadership, muhsin memilih jatuh hati pada Followership sejak 2007 yang lalu. Di tahun 2013 muhsin menulis buku tentang belajar Followership ala Indonesia berjudul "The Jongos Ways" (TJW) yang fenomenal dan menggugah ribuan pekerja di Indonesia. Berbekal buku TJW muhsin semakin getol membumikan Followership ke seluruh penjuru nusantara secara cuma-cuma/tanpa memungut biaya melalui kegiatan-kegiatan seminar, bedah buku, pembuatan video animasi hingga konsultasi gratis. Hal itu dilakukan sebab menurutnya Indonesia sudah “terlambat” lebih dari 23 tahun dalam mengembangkan Followership. Atas upayanya tersebut pada akhir tahun 2014 muhsin mendapat undangan khusus dari International Leadership Association untuk menghadiri International Followership Symposium di Amerika sebagai satu-satunya wakil dari Indonesia. Disana ia intens berdiskusi dengan beberapa pakar followership dunia dan dinisbatkan sebagai pemerhati followership pertama dari Indonesia. Di tahun 2016 Muhsin juga mendapat kehormatan untuk berbicara tentang Followership dihadapan ratusan praktisi Human Resources di Indonesia dalam forum nasional the 8th Indonesia Human Resources Summit (IHRS). Sementara ini muhsin berkarya di Perusahaan Migas Nasional kebanggaan Indonesia: PT Pertamina (Persero) dan sedang mengumpulkan serta menyusun kerikil demi kerikil untuk dijadikan batu lompatan dalam meraih cita-cita sebagai International Islamic Followership Trainer di tahun 2023 mendatang. Muhsin juga memiliki keinginan kuat untuk resign bekerja agar bisa kuliah/belajar lagi di Saudi Arabia guna mendalami teori Islamic Followership yang sedang dikembangkannya.

Personal Links

View Full Profile →

Anda Leaders?. Lihatlah video Followership ini

The Jongos Ways: Belajar Followership ala Indonesia

”Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan menetapi kesabaran”

Road to International Islamic Followership Trainer

June 18th, 2023
4.8 years to go.

Buku Karya Pertama

JTIG : Jadi Trainer itu Gampang

Jadi Trainer Itu Gampang : Panduan Praktis untuk Memulai Menjadi Trainer dan Pemandu Pelatihan di Usia Muda. (LMT Trustco - Jakarta)

Buku Karya Kedua

The Jongos Ways : Pekerja Tangguh yang Bahagia dan Penuh Manfaat itu Anda (Penerbit : Elex Media Komputindo)

Buku Karya Ketiga

Berani Berjuang: Realita Cinta, Pertamina dan Bangsa Indonesia (A tribute to Mr. Ugan Gandar). Elex Media Komputindo

Buku Karya Keempat

Memorable Book Banjir Bandang Kota Bima - NTB tanggal 21 & 23 Desember 2016 (Elex Media Komputindo)

Follow me

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: