Road to 2023

muhsin budiono, B.Ss., CFT

MUHSIN BUDIONO. Bukan Siapa-Siapa, Cuma Followership Trainer. Trainer dan Penulis Buku. Pakar Followership pertama di Indonesia. Member of ILA (International Leadership Association). Pemegang Rekor MURI (Museum Rekor Dunia-Indonesia) Sementara ini berkarya di sebuah Perusahaan Migas Nasional. Sedang mengumpulkan dan menyusun kerikil demi kerikil untuk dijadikan batu lompatan dalam meraih cita-cita sebagai Pembicara Internasional (International Islamic Followership Trainer) di tahun 2023 mendatang (insya Allah). Sedang menghimpun biaya untuk bisa kuliah lagi, menafkahi keluarga tercinta, bayar utang dan bersedekah.
muhsin budiono, B.Ss., CFT has written 170 posts for muhsinbudiono.com

Leadership and Followership in Islam


islamic-designIf it is possible to offer one statement that encompasses the concept of leadership in Islam, it would be the speech made by Abubakr (R.A), the first khalifa after the death of Prophet Muhammad (pbuh). In his first address as head of the Islamic state, he told the ummah: “I have been chosen to rule over you, though I am not the best among you. Help me if I am right; correct me if I am wrong. The weak among you will be strong until I have attained for him his due… and the strong among you will be weak until I have made him give what he owes…Obey me as long as I obey Allah and His prophet; if I do not obey them, you owe me no obedience.” This is a remarkable statement for any leader to make. With it Abubakr (R.A) defines a social contract with his citizens. He sets out the basis and the limits of his authority as well as the duties of his citizens. It’s worth examining this in more detail.

Continue reading

Advertisements

No Need for Whistleblowing : Stand Up to the Culture


Teror for WBS personWe operate in an age that increasingly demands financial and operational transparency and high standards of conformance to legal and moral requirements. Those who fail to maintain these standards pay with multibillion dollar legal judgments, the dissolution of venerable firms, dishonorable dismissals, and even jail sentences.

This trend was codified for publicly traded corporations by The Sarbanes-Oxley Act. Included among the many reforms is strong whistleblower protection language and severe penalties for violations. Both whistleblowers and the organizations whose wasteful or elicit practices they spotlight usually pay a high price. Is there a way for leaders to correct themselves short of blowing the whistle to regulatory bodies?

Continue reading

Ternyata, bertahun-tahun Garuda Indonesia Lecehkan Al-Qur’an


Kawan-kawan semua,

Mestinya saya menulis postingan ini 3 atau 4 tahun yang lalu, namun karena ketidaktahuan dan kekurangcermatan diri ini saya baru bisa menuliskannya sekarang. Ya, Anda tidak salah membaca. Memang mengecewakan, namun faktanya demikian : Maskapai penerbangan kebanggaan kita ini ternyata bertahun-tahun lamanya telah melecehkan Al-Qur’an. Saya adalah pelanggan setia Garuda Indonesia Airways (GIA). Dalam kesempatan bepergian keluar kota dan keluar negeri sekalipun terbang bersama Garuda Indonesia senantiasa menjadi pilihan utama saya.

Logo GarudaSaya menyukai GIA dan bangga terhadap konsep unik yang diusungnya : “Garuda Indonesia Experience”, a concept of service designed to allow passengers to experience Indonesia at its best. Banyak keunggulan yang dimiliki GIA,  diantaranya adalah Sky Team member, penyajian surat kabar yang beragam pilihan (bahkan dalam bahasa inggris dan mandarin), interior yang mewah, alunan instrumen musik indonesia dalam kabin yang menyesuaikan kekinian (kalau pas Ramadhan yang diputar adalah lagu-lagu islami), snack dan minuman selama penerbangan, pramugari yang ramah dan cantik, harga tiket yang pantas dan bersaing, pilot yang profesional (mayoritas landingnya smooth dan sering saya dapati pilot muslim GIA ditengah perjalanan terbang menyapa penumpang dengan awalan ‘Assalamu’alaikum’-sungguh mengesankan). Hal lainnya yang membuat saya “lengket” di tempat duduk adalah fasilitas entertainment yang dimiliki GIA : Audio and Video on Demand (AVOD) dengan touch screen LCD TV .

Continue reading

Operasi Katarak Gratis (03 Oktober 2015)


Assalamu’alaikum warohmatulloh.

Bapak-Ibu, Kakak-Adik, Saudara-saudari dan Kawan-kawan semua,

Sekedar informasi perihal Operasi Katarak Gratis bagi yang membutuhkan.

Pelaksanaan Operasi pada tanggal 03 Oktober 2015.

Untuk pendaftaran & Screening Peserta dilaksanakan tanggal 14-18 September 2015 (Pkl. 08.00 – 15.00 WIB).

Informasi lebih lengkapnya silahkan menghubungi Sdr. Andre (081 2147 942 52).

Terimakasih,

muhsin budiono

Operasi Katarak Gratis Pertamina

 

Lupa Nama Istri


Real-books-never-die_1718“Hobinya nulis ya mas muhsin?”, itu kalimat tanya yang sering dilontarkan kawan atau orang yang baru saya kenal ketika mengetahui kalau saya sudah menulis dan menerbitkan tiga judul buku. Terus terang saya agak bingung kalau ditanya soal hobi, sebab di benak saya hobi itu kan segala sesuatu hal yang sering kita lakukan dan kita memang enjoy melakukannya. Masalahnya hanya ada 2 hal yang sering dan enjoy saya lakukan tiap hari : Pertama, Tidur di springbed yang empuk. Kedua, bercengkerama dengan istri diatas ranjang. Uhuk..uhuyy. ^_^ Kalau merujuk pengertian ‘hobi’ diatas, berarti menulis bagi saya bukan termasuk hobi. Sebab saya tidak tiap hari menulis. Dan jujur saja ketika menulis buku saya kurang begitu enjoy, sebab benar-benar memeras otak dan bikin senewen kalau  hal menarik yang sempat kepikiran untuk ditulis tiba-tiba terlupakan hanya gara-gara tukang bakso langganan saya teriak-teriak di depan rumah menawarkan dagangan. Ah, saya mah gitu orangnya. Sering lupa akan sesuatu. Tapi bagi saya hal itu tidak masalah, yang penting jangan sampai lupa sama nama istri sendiri. Bahaya. Bisa hilang kepala saya. Ha..ha.

Continue reading

Mereka yang Kehilangan Kesempatan


Petugas SPBUIni sore hari yang sejuk. Perempuan manis berseragam merah putih itu tersenyum sebentar lalu bertanya pada saya, “Premium ya Pak?”.  Sambil mesem saya jawab sekenanya, “Bukan Mbak, saya orang. Bukan Premium”. Ha..ha. Terus terang saya paling sebel kalau pas di SPBU mau ngisi BBM motor terus petugasnya bilang begitu. Seolah-olah kita diminta untuk membeli Premium. Secara memang seperti itu. Ini ilmu marketing, Bung. Operator yang menuang BBM dari dispenser ke tangki kendaraan itu kan sejatinya lagi jualan. Bukan cuma “juru ngecor” minyak. Orang yang berjualan logikanya menawarkan lebih dulu barang yang kualitasnya tinggi. Mestinya kalimatnya diganti jadi : “Beli Pertamax ya Pak?”. Sehingga konsumen menjadi “tertarik” atau lebih mantap membeli Pertamax.

Saya tidak melarang Anda untuk membeli Premium, dan saya juga tidak mengatakan kalau Premium itu barang jelek. Tapi secara kualitas memang Pertamax lebih ciamik  ketimbang Premium. Dan Premium adalah barang bersubsidi. Non Keekonomian. Ada resiko tersendiri kalau kita membeli barang subsidi. Silakan baca artikel saya sebelumnya tentang BBM subsidi di link berikut. (klik sini).

Continue reading

Anak muda, Keragu-raguan dan Keputusasaan


Abstract big speech bubbleKemarin ada pesan singkat masuk di Smartphone saya. Pengirimnya seorang remaja putri di Bandung. Isinya begini: “Mas muhsin, apa bedanya anak muda jaman sekarang sama anak muda jaman dulu?.”

Alhamdulillah,  mojang Bandung ini manggil saya “Mas” bukan “Pak”. Berarti saya dianggap masih muda. Berarti dia cerdas dan matanya tidak bermasalah. ^_^
Terus terang saya tidak mengenal baik anak ini, hanya pada kesempatan sebelumnya ia pernah mengajak saya berdiskusi tentang anak muda yang galau namun merindukan prestasi. Dan sama seperti kemarin, diskusi sebelumnya berlangsung lewat WhatsApp. Kebayang susahnya kan. Daripada jadi panjang-lebar saya putuskan untuk  menjawab secara singkat : “Kamu lagi suntuk gara-gara UN ya Dek? Sebenarnya nggak ada bedanya. Cuma yang jelas anak muda jaman dahulu ya sekarang ini sudah pada tuwir (tua) semua.” jawab saya asal.

Continue reading

Masjid dan Anak Kita


masjidSaya beruntung tinggal cukup dekat dengan masjid yang “ramah” anak. Maksud saya yang ramah adalah pengurus masjid dan orang-orang yang memang sehari-harinya rutin sholat berjamaah disitu. Ini baru saya sadari ketika anak lelaki saya yang berumur lima tahunan tertidur di karpet masjid saat sholat shubuh berlangsung. Kalau diajak shubuhan di masjid biasanya anak saya memang begitu: ikutan sholat jamaah dari takbiratul ihram sampai salam (sambil terkantuk-kantuk tentunya), atau ndelosor tidur di karpet tepat disebelah saya. Sepanjang tidurnya tidak ngorok atau kakinya tidak mengganggu jamah lain biasanya ya saya biarkan saja. Masalah muncul manakala Imam salam dan semua jamaah hening terlarut dalam khusyuknya dzikir ba’da sholat, tiba-tiba saat menyentuh karpet telapak tangan saya terasa basah. “Waduh!”, spontan saya njingkat. Semua mata jamaah memandang heran. Sambil nyengir saya bilang, “anak saya ngompol.”

Continue reading

GURU BESAR ‘MAHAKAM’


mahakamBeberapa hari lalu (27/3/2015) sejumlah Profesor dan tokoh masyarakat mendatangi Kantor Kementerian ESDM untuk menyampaikan petisi terkait pengelolaan Blok Mahakam di Kaltim. Pak Menteri langsung melontarkan pernyataan, “Pada level Menteri, Pemerintah mengarahkan bahwa Pertamina mendapat pengelolaan Mahakam sepenuhnya setelah kontrak berakhir.”

Selang satu jam kemudian media online rame-rame menulis : “Didatangi Para Guru Besar, Menteri ESDM menyerahkan Mahakam sepenuhnya ke Pertamina”. Dari kabar itu saya mencatat setidaknya ada 2 hal penting yang menarik untuk dibahas. Pertama, sevalid apa pernyataan yang disampaikan menteri ESDM terkait penyerahan Mahakam ke Pertamina?. Kedua, hikmah apa yang dapat kita petik dari “turun gunung”-nya para guru besar dari berbagai universitas se-Indonesia mengajukan petisi Mahakam ke Kementerian?

Continue reading

Putri Bos Dipenjara karena Kacang


kupuIni pelajaran berharga buat siapapun yang merasa dirinya kaya raya dan berpikir bahwa dengan kekayaannya ia bisa bertindak semena-mena. Namun ini juga pelajaran penuh makna bagi para karyawan yang bertugas di dalam pesawat atau transportasi publik lainnya untuk tetap tegar dalam bersikap dan bertindak sesuai prosedur. Sepanjang yang Anda lakukan itu benar maka tak perlu ambil pusing dengan siapa Anda berhadapan.

Putri Bos Korean Air, Heather Cho, dinyatakan bersalah melanggar hukum keselamatan penerbangan dan dijatuhi hukuman penjara satu tahun. Kasus yang dikenal sebagai “insiden kacang” ini memicu reaksi publik yang sangat besar.

.

Continue reading

Road to International Islamic Followership Trainer

June 18th, 2023
5.7 years to go.

Buku Karya Pertama

JTIG : Jadi Trainer itu Gampang

Jadi Trainer Itu Gampang (JTIG) : Panduan Praktis untuk Memulai Menjadi Trainer dan Pemandu Pelatihan di Usia Muda. (Terbit : Januari 2013 - Jakarta)

Buku Karya Kedua

Buku The Jongos Ways (bisa dibawa pulang dari toko buku Gramedia terdekat di kota Anda)

The Jongos Ways (TJW) : Pekerja Tangguh yang Bahagia dan Penuh Manfaat itu Anda. (Terbit : Desember 2013 - Jakarta)

Buku Karya Ketiga

Buku Berani Berjuang karya Muhsin Budiono & Pengurus SPPSN

Follow me

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: