Road to 2023
Nulis Lepas

Belilah BBM non subsidi, niscaya Anda akan menjadi kaya


spbu-bbm-non-subsidiKenapa harus beli BBM non subsidi?

Pertanyaan ini sering terlontar dari adik-adik kelas, keluarga maupun kenalan saya. Barangkali karena mereka mafhum kalau saya kerja di bidang perminyakan mestinya harus bisa ngasih alasan bagus atas pertanyaan tersebut. Ya, saya berharap juga demikian, tidak enak rasanya kalau jawaban yang kita berikan tidak bagus. Masalahnya kata “bagus” itu sifatnya relatif, tergantung siapa yang memaknai.

Anda pilih yang mana : jawaban yang bagus atau jawaban yang benar?. Kalau saya pilih jawaban yang benar sekaligus bagus ^_^. Saya tidak ambil pusing apakah jawaban yang saya berikan ini bagus atau benar, tapi jawaban ini tetap harus ditulis, karena capek juga kalau setiap ada orang bertanya topik yang sama saya harus menjawab panjang lebar. Kalau sudah di-posting di blog, saya tinggal minta sang penanya untuk mampir ke blog saya dan baca jawabannya sendiri. Praktis dan menghemat waktu saya.

Tidak ada jawaban teknis. Disini saya tidak akan memberi jawaban secara teknis. Sebab jawaban itu sudah sangat-sangat umum dan gampang ditemui di internet. Saya dan Anda bukan orang umum, jadi jangan mau diberi jawaban yang umum. Lagipula kalau alasan teknis dijelaskan panjang lebar, takut ujung-ujungnya saya akan dianggap sebagai orang pinter. Padahal memang iya. Hehe. Sebenarnya banyak alasan yang bisa dibuat, contohnya bisa Anda baca di blog mandewi.wordpress.com.

Kenapa harus beli BBM non subsidi? Supaya Anda jadi orang mampu. Inilah jawabannya. Belilah BBM non subsidi, niscaya Anda akan menjadi kaya. Membeli BBM subsidi bisa membuat Anda semakin berkecukupan, bahkan kaya. Lho, kok bisa Mas? Sabar ya, penjelasannya ada dibawah ini.

kuota BBM

Membeli BBM non subsidi akan membuat “mental kaya” Anda semakin kuat. Mental untuk menjadi kaya adalah hal yang sangat penting. Modal utama yang harus dimiliki untuk mengubah kondisi keuangan yang seret. Sayangnya (atau malah untungnya) kondisi mental kita selalu dipengaruhi oleh kondisi pikiran. Kalau ada masalah di mental pasti ada masalah dalam pikiran atau dalam proses berpikir kita.

Pikiran yang salah akan mudah melahirkan tindakan yang salah. Tindakan (baca : keputusan) untuk membeli BBM subsidi akan memberikan pembenaran pada mental bahwa sang pembeli adalah orang tidak mampu. Bukankah BBM subsidi hanya untuk golongan tidak mampu? Ketika kondisi sebagai “orang tidak mampu” ini tertanam kuat di dalam otak bawah sadar maka itu artinya telah tersusun dinding penghalang pada mental kaya kita. Semakin sering membeli BBM subsidi semakin kuat pula dinding itu.Maka jangan heran kalau kondisi keuanganmu sulit berubah. Tetap miskin, tetap kekurangan. Kerja sekeras apapun, usaha/bisnis sekuat apapun tetap susah untuk membuahkan hasil. Bahkan ketika menemui kegagalan kecil pikiran akan mudah mendapatkan apologi : saya gagal, saya tidak bakat jadi orang mampu. Lihatlah, dalam keseharian saja saya sudah pakai BBM subsidi. Itu artinya saya adalah orang tidak mampu. Pantas kalau saya gagal. Mafhum kalau tidak berhasil.

Kenapa bisa begitu? ini karena pikiran manusia bekerja secara holographic dan selalu bersifat cross reference. Artinya apa? Artinya tidak ada pikiran yang berdiri sendiri. Sebuah tindakan dan pengalaman dimasa lalu atau kejadian beberapa saat yang lalu akan dengan mudah mempengaruhi pola pikir kita. Pengaruh ini bisa bersifat baik ataupun buruk, namun ujung-ujungnya mental juga yang kena.

Misal, setiap bulan Ramadlan Anda selalu “berhasil” puasa full selama 20 hari. Paling banter 23 hari, sisanya bolong atau cuma sampai beduk dhuhur. Dan kondisi itu sudah berlangsung selama 15 tahun lebih. Nah, ketika Ramadlan tahun ini Anda ditarget mertua bisa puasa 28 hari. Apa yang terlontar dari mulut Anda? “Ah, apa iya bisa? Lha wong bisa 23 hari aja udah cakep bener, ini mau narget 28 hari. Kayaknya jelas nggak mungkin”. Nah ini, tanpa diminta pikiran akan langsung mengambil memori dan hystorical data gimana sejarah puasa Anda dari tahun ke tahun. Keraguan dan ketidakmungkinan menggelayut hebat menghancurkan mental Anda.

miskin subsidi BBMSama halnya dengan ketika menggunakan BBM bersubsidi. Anda akan menganggap diri Anda tidak mampu. Padahal kenyataannya Anda mampu. Beli motor keren bisa. Beli handphone diatas 1 juta Anda mampu. Beli pulsa tiap bulan mampu. Beli baju bagus oke. Beli rokok tiap hari juga mampu. Cangkrukan di warung kopi sampai shubuh bisa. Jalan-jalan ke Mall tiap minggu mampu. Sebenarnya Anda mampu. Yang nggak mampu itu justru mereka-mereka yang nggak mampu beli motor. Yang lantai rumahnya tanah liat, dindingnya dari gedek atau kardus, pendapatannya sehari kurang dari 5000 perak. Dan yang begini ini masih banyak di negara kita. Mereka lebih berhak. Memakan hak orang lain tanpa alasan benar berarti bertindak dzalim. Tuhan tidak menyukai orang-orang yang dzalim.

miskin kondisiKetika Anda merasa sebagai orang tidak mampu maka jangan salahkan bila orang lain akan memperlakukan Anda sebagai orang tidak mampu. Lingkungan dan seluruh sel-sel dalam tubuh Anda akan otomatis bertasbih menyatakan bahwa Anda orang tidak mampu. Akibatnya? Anda 100% benar-benar menjadi tidak mampu. Maka dari itu hidup Anda tidak berubah. Harta Anda mungkin bertambah, tapi hati Anda sempit dan batin tidak tenang. Keluarga bermasalah, prestasi hidup tidak ada. Selalu saja ada yang kurang, selalu saja ada yang tidak cukup. Semakin bertindak dzalim semakin jauh pula dari Tuhan.

Sampai disini Anda jangan buru-buru menyimpulkan. Belum tentu apa yang saya katakan diatas benar. Cobalah dulu, baru simpulkan. Pakailah BBM non subsidi. Mencoba bukan sehari-dua hari, minimal 3 bulan. Dan harus ikhlas, harus istiqomah. Cobalah, lalu lihatlah apa yang terjadi.

Orang bijak pernah berkata, lebih mudah memindahkan gunung ke dasar lautan daripada menasehati orang yang keras lagi tertutup hatinya. Sejatinya ia benar. Semoga kita termasuk orang-orang yang dikaruniai kelembutan hati dan kebaikan berpikir. Wallahu a’lam bish-shawab.

muhsin-budiono

Advertisements

About muhsin budiono

Karyawan, Followership Practitioner dan Penulis Buku. Mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember jurusan Marine Engineering (Lulus tahun 2006) dan Narotama University studi Management (Lulus tahun 2014). Followership Practitioner pertama di Indonesia [Certified by Ira Chaleff, Belgium-2017]. Anggota ILA (International Leadership Association). Pemegang Rekor MURI (Museum Rekor Dunia-Indonesia). Disaat banyak orang Indonesia memuji dan mendalami Leadership, muhsin memilih jatuh hati pada Followership sejak 2007 yang lalu. Di tahun 2013 muhsin menulis buku tentang belajar Followership ala Indonesia berjudul "The Jongos Ways" (TJW) yang fenomenal dan menggugah ribuan pekerja di Indonesia. Berbekal buku TJW muhsin semakin getol membumikan Followership ke seluruh penjuru nusantara secara cuma-cuma/tanpa memungut biaya melalui kegiatan-kegiatan seminar, bedah buku, pembuatan video animasi hingga konsultasi gratis. Hal itu dilakukan sebab menurutnya Indonesia sudah “terlambat” lebih dari 23 tahun dalam mengembangkan Followership. Atas upayanya tersebut pada akhir tahun 2014 muhsin mendapat undangan khusus dari International Leadership Association untuk menghadiri International Followership Symposium di Amerika sebagai satu-satunya wakil dari Indonesia. Disana ia intens berdiskusi dengan beberapa pakar followership dunia dan dinisbatkan sebagai pemerhati followership pertama dari Indonesia. Di tahun 2016 Muhsin juga mendapat kehormatan untuk berbicara tentang Followership dihadapan ratusan praktisi Human Resources di Indonesia dalam forum nasional the 8th Indonesia Human Resources Summit (IHRS). Sementara ini muhsin berkarya di Perusahaan Migas Nasional kebanggaan Indonesia: PT Pertamina (Persero) dan sedang mengumpulkan serta menyusun kerikil demi kerikil untuk dijadikan batu lompatan dalam meraih cita-cita sebagai International Islamic Followership Trainer di tahun 2023 mendatang. Muhsin juga memiliki keinginan kuat untuk resign bekerja agar bisa kuliah/belajar lagi di Saudi Arabia guna mendalami teori Islamic Followership yang sedang dikembangkannya.

Discussion

No comments yet.

Your Comment Please . . .

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Road to International Islamic Followership Trainer

June 18th, 2023
5.2 years to go.

Buku Karya Pertama

JTIG : Jadi Trainer itu Gampang

Jadi Trainer Itu Gampang : Panduan Praktis untuk Memulai Menjadi Trainer dan Pemandu Pelatihan di Usia Muda. (LMT Trustco - Jakarta)

Buku Karya Kedua

The Jongos Ways : Pekerja Tangguh yang Bahagia dan Penuh Manfaat itu Anda (Penerbit : Elex Media Komputindo)

Buku Karya Ketiga

Berani Berjuang: Realita Cinta, Pertamina dan Bangsa Indonesia (A tribute to Mr. Ugan Gandar). Elex Media Komputindo

Buku Karya Keempat

Memorable Book Banjir Bandang Kota Bima - NTB tanggal 21 & 23 Desember 2016 (Elex Media Komputindo)

Follow me

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Follow me on Twitter

Advertisements
%d bloggers like this: