Mengatasi Rasa Bosan. Kawan-kawan semua, ini salah satu pertanyaan yang saya dapat ketika mengisi kajian di Kantor salah satu Badan Amil Zakat di Surabaya tanggal 22 Februari kemarin. Pertanyaannya adalah “Bagaimana mengatasi rasa bosan?”. Dikarenakan waktu yang tidak mencukupi maka saat itu saya hanya menjawabnya dengan ringkas. Khawatir kalau jawabannya tidak memuaskan maka saya memutuskan untuk menulis artikel ini sebagai pengembangannya. Bagaimana jika setelah membaca artikel ini ternyata rekan penanya tersebut tetap belum terpuaskan?. Ah, gitu aja kok repot. Barangkali saya harus mengatakan : “Kalau Anda kurang puas dengan jawaban saya mohon maaf, karena saya bukan alat pemuas”. (^_^)
Mengenal Omjay : Guru Tangguh Berhati Cahaya.
Ada artikel menarik di Guraru.com buat kita yang gemar menulis maupun yang memang berprofesi sebagai penulis. Guraru merupakan kependekan Guru Era Baru, sebuah situs hasil inisiatif Acer Group Indonesia untuk meningkatkan IT-literacy atau melek TI pada para guru dimanapun mereka berada. Banyak guru-guru se-Indonesia yang bersilaturahim di forum ini. Disini saya tidak bermaksud mengulas isi dari artikel tersebut, sebab bisa Anda baca sendiri disini. Saya tertarik untuk mengulas penulisnya yang juga seorang guru dan penulis buku yang produktif berkarya. Nama beliau adalah Wijaya Kusumah. Tapi lebih senang kalau disapa dengan panggilan yang lebih “gaul dan keren” : Omjay. Dalam beberapa kali komunikasi secara pribadi (meski cuma via email dan SMS) saya lebih memilih kata “Ustadz Omjay” untuk menyapa Beliau. Kenapa harus “Ustadz Omjay”?. Sebab Beliau bukan guru sembarang guru, melainkan Guru tangguh berhati cahaya.
Kawan-kawan semua,
Hari ini saya mendapati berita tentang rokok yang cukup menarik untuk diikuti perkembangannya. Adalah Selandia Baru yang berencana akan mengemas semua produk tembakau dalam bungkus polos. Menteri Kesehatan disana mengatakan kalau kemasan polos akan membuat risiko kesehatan terkait rokok lebih jelas. Saya jadi teringat pemerintah Australia yang tahun 2012 lalu mengambil langkah jitu untuk untuk memperbaiki kesehatan publik dengan membuat aturan keras atas tampilan desain bungkus rokok juga. Kemasan diganti dengan tampilan suram, sama, dengan warna coklat atau hijau, disertai dengan gambar anti-rokok yang mengerikan dan pesan akan bahaya rokok. Entah ide siapa yang lebih manjur, yang jelas Pemerintah Selandia Baru juga Australia benar-benar peduli akan kesehatan masyarakatnya. Ah, semoga pemerintah negara kita segera menyusul. Selamat membaca, berikut beritanya :
Jumat, 15 Februari kemarin, sejumlah meteor melintas, meledak, dan jatuh di Kota Chelyabinsk, di Pegunungan Ural, sekitar 1500 kilometer sebelah timur Ibu Kota Moskow, Rusia. Kabarnya 1200 orang terluka akibat kejadian itu. Turut berduka sedalam-dalamnya dan semoga mereka yang menjadi korban bisa segera sembuh dan beraktifitas normal kembali. Saya sedikit bersyukur sebab meteor tersebut tidak jatuh di Indonesia, karena peristiwa jatuhnya meteor tergolong berita yang sangat baik untuk “mengalihkan” isu dan perhatian masyarakat akan berbagai kasus/berita hangat yang sedang terjadi saat ini. Kejanggalan sidang lakalantas anak menteri, korban ganti rugi Lapindo, dualisme kepemimpinan Presiden, kartel pangan, kisruh PSSI, sapi impor, dan kisruh-kisruh lainnya akan tenggelam begitu saja kalau sampai terjadi kawanan meteor jatuh di Indonesia. Continue reading
Lupakan Bill Gates atau Steve Jobs sejenak. Mereka sudah bergelimang popularitas untuk setiap detak jantung, tarikan napas atau bahkan kematian mereka. Mari melirik pada Eben Upton. Sekilas tak ada yang luar biasa pada lelaki berusia 34 tahun. Oke, dia memang botak. Orang sering menganggap lelaki botak kinclong itu pintar dan banyak berpikir. Anggapan itu sama sekali tak meleset. Dia memang doktor komputer lulusan Universitas Cambridge, Inggris.
Kawan-kawan semua,
Gambar dibawah ini adalah “kenang-kenangan” saat berpartisipasi dalam lomba desain foto-poster tentang perilaku pekerja yang sesuai dengan prinsip 6C di perusahaan saya (Clean, Capable, Competitive, Confident, Commercial, Customer Focus). Daripada dibuang begitu saja, ada baiknya saya tampilkan di blog ini. Semoga manfaat, semoga berkenan. ^_^ Tetap istiqomah,
muhsin-budiono
Caution: Inovasi-inovasi dunia seperti kacamata, tas, perhiasan, make up, dll, -termasuk pula harganya- bukanlah hal yang menjadi sorotan dalam gambar dibawah ini, adapun yang ditekankan disini adalah hijab yang menyelisihi syar’i dan tidak sesuai dengan syarat-syarat hijab syar’i. Wallahu a’lam.
Ini kumpulan tulisan yang saya dapatkan dari situs merdeka.com. Isi bahasannya mengenai kontroversial perayaan Valentine. Lumayan panjang, karena aslinya sampai 4 seri tulisan. Tulisan tersebut perlu saya sharing dalam blog ini karena di bulan februari ini dimanapun kita menoleh akan tampak hingar-bingar perayaan hari kasih sayang yang digandrungi banyak anak muda remaja kita. Celakanya mayoritas mereka yang terseret dalam sana ValDays tersebut adalah remaja muslim, bahkan mereka yang duduk di bangku SD juga tidak sedikit yang ikut-ikutan latah.
Kawan-kawan semua,
Ini nasihat yang saya berikan pada sebuah seminar motivasi penutup akhir tahun di Surabaya. Isinya tentang perbedaan antara manusia daya dan manusia data. Artikel ini lebih condong saya tujukan pada rekan-rekan saya yang berprofesi sebagai pendidik. Semoga bisa menghantarkan anak didiknya mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, meski sistem pendidikan kita saat ini cenderung memproduksi manusia data. Semoga manfaat.
Jangan selalu menjadi manusia data, namun jadilah manusia daya. Sejarah mencatat bahwa ilmuwan besar Einsten pernah ditanya : ada berapa kaki (sekitar 30 cm) dalam satu mil. Einsten lalu menjawab, ”Saya tidak tahu. Mengapa saya harus mengisi otak saya dengan fakta (data) yang dapat saya temukan dalam waktu dua menit di dalam buku acuan standar?”. Continue reading
Kawan-kawan semua,
Dari berita yang terpampang di BBC saya mendapati informasi baru yang membuat pupil mata ini terbuka lebih lebar dari biasanya. Ini tentang peringatan Hari Hijab Sedunia yang mulai diperingati 1 Februari 2013 kemarin. Bukan karena gambar perempuan manis berhijab yang ditampilkan dalam berita tersebut yang menarik perhatian saya, tapi karena substansi seruan untuk berhijab kepada perempuan non Muslim sedunia itulah yang membuat otak saya lantas berpikir : Apakah hari hijab sedunia ini memang dapat meningkatkan pemahaman toleransi dan saling memahami antar pemeluk agama?
You must be logged in to post a comment.