Kawan-kawan semua,
Tulisan ini sebenarnya bisa dibaca di buku ke-2 saya, namun tidak ada salahnya kalau saya posting juga disini juga. Judul aslinya “Menjauhi Politik Labil dan Memilih Politik Stabil”, ini merupakan tips kalau kita mau menjadi seorang Jongoszers.
Saya memiliki seorang kawan yang telah bekerja selama 5 tahun dan memilih untuk resign dari perusahaan. Alasannya? Ia merasa tersingkir oleh rekan-rekannya dikantor yang menerapkan politik kotor (menjilat, aji mumpung, kolusi, cari muka, memfitnah, dsj) untuk mengamankan posisi atau meraih jabatan. Kawan saya ini akhirnya memilih berwirausaha dengan jalan berdagang.
Membanggakan !. Alhamdulilah. Laba terbesar sepanjang sejarah.
Selangkah lebih dekat untuk menjadi perusahaan kelas dunia.
Optimist Mode : ON !!!
Kalau disini ada sebutan atasan saya gila maka itu bukan berarti saya harus membawanya berobat ke psikiater atau ke rumah sakit jiwa terdekat. Sebab gila yang saya maksud bukan seperti mereka yang pikirannya terganggu lantas berjalan telanjang bulat sambil mulutnya komat-kamit sendirian dijalanan kota.
Kawan-kawan semua,
Terkait semakin maraknya aksi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen PT. Pertamina (Persero) maka tidak ada salahnya kalau dalam blog ini saya mengingatkan rekan-rekan semua untuk waspada/berhati-hati dalam setiap penawaran baik melalui SMS, email, selebaran, pamflet, iklan di koran yang mengaku-ngaku sebagai panitia rekrutmen Pertamina kemudian meminta imbalan/biaya dalam jumlah sedikit maupun banyak.
Dalam proses rekrutmen PT. Pertamina (Persero) tidak pernah memungut biaya apapun.
Tetap istiqomah dan waspada,
muhsin-budiono
Mengenal Omjay : Guru Tangguh Berhati Cahaya.
Ada artikel menarik di Guraru.com buat kita yang gemar menulis maupun yang memang berprofesi sebagai penulis. Guraru merupakan kependekan Guru Era Baru, sebuah situs hasil inisiatif Acer Group Indonesia untuk meningkatkan IT-literacy atau melek TI pada para guru dimanapun mereka berada. Banyak guru-guru se-Indonesia yang bersilaturahim di forum ini. Disini saya tidak bermaksud mengulas isi dari artikel tersebut, sebab bisa Anda baca sendiri disini. Saya tertarik untuk mengulas penulisnya yang juga seorang guru dan penulis buku yang produktif berkarya. Nama beliau adalah Wijaya Kusumah. Tapi lebih senang kalau disapa dengan panggilan yang lebih “gaul dan keren” : Omjay. Dalam beberapa kali komunikasi secara pribadi (meski cuma via email dan SMS) saya lebih memilih kata “Ustadz Omjay” untuk menyapa Beliau. Kenapa harus “Ustadz Omjay”?. Sebab Beliau bukan guru sembarang guru, melainkan Guru tangguh berhati cahaya.
Lupakan Bill Gates atau Steve Jobs sejenak. Mereka sudah bergelimang popularitas untuk setiap detak jantung, tarikan napas atau bahkan kematian mereka. Mari melirik pada Eben Upton. Sekilas tak ada yang luar biasa pada lelaki berusia 34 tahun. Oke, dia memang botak. Orang sering menganggap lelaki botak kinclong itu pintar dan banyak berpikir. Anggapan itu sama sekali tak meleset. Dia memang doktor komputer lulusan Universitas Cambridge, Inggris.
Kawan-kawan semua,
Gambar dibawah ini adalah “kenang-kenangan” saat berpartisipasi dalam lomba desain foto-poster tentang perilaku pekerja yang sesuai dengan prinsip 6C di perusahaan saya (Clean, Capable, Competitive, Confident, Commercial, Customer Focus). Daripada dibuang begitu saja, ada baiknya saya tampilkan di blog ini. Semoga manfaat, semoga berkenan. ^_^ Tetap istiqomah,
muhsin-budiono
Ini kumpulan tulisan yang saya dapatkan dari situs merdeka.com. Isi bahasannya mengenai kontroversial perayaan Valentine. Lumayan panjang, karena aslinya sampai 4 seri tulisan. Tulisan tersebut perlu saya sharing dalam blog ini karena di bulan februari ini dimanapun kita menoleh akan tampak hingar-bingar perayaan hari kasih sayang yang digandrungi banyak anak muda remaja kita. Celakanya mayoritas mereka yang terseret dalam sana ValDays tersebut adalah remaja muslim, bahkan mereka yang duduk di bangku SD juga tidak sedikit yang ikut-ikutan latah.
Kawan-kawan semua,
Ini nasihat yang saya berikan pada sebuah seminar motivasi penutup akhir tahun di Surabaya. Isinya tentang perbedaan antara manusia daya dan manusia data. Artikel ini lebih condong saya tujukan pada rekan-rekan saya yang berprofesi sebagai pendidik. Semoga bisa menghantarkan anak didiknya mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, meski sistem pendidikan kita saat ini cenderung memproduksi manusia data. Semoga manfaat.
Jangan selalu menjadi manusia data, namun jadilah manusia daya. Sejarah mencatat bahwa ilmuwan besar Einsten pernah ditanya : ada berapa kaki (sekitar 30 cm) dalam satu mil. Einsten lalu menjawab, ”Saya tidak tahu. Mengapa saya harus mengisi otak saya dengan fakta (data) yang dapat saya temukan dalam waktu dua menit di dalam buku acuan standar?”. Continue reading
Kawan-kawan semua,
Dari berita yang terpampang di BBC saya mendapati informasi baru yang membuat pupil mata ini terbuka lebih lebar dari biasanya. Ini tentang peringatan Hari Hijab Sedunia yang mulai diperingati 1 Februari 2013 kemarin. Bukan karena gambar perempuan manis berhijab yang ditampilkan dalam berita tersebut yang menarik perhatian saya, tapi karena substansi seruan untuk berhijab kepada perempuan non Muslim sedunia itulah yang membuat otak saya lantas berpikir : Apakah hari hijab sedunia ini memang dapat meningkatkan pemahaman toleransi dan saling memahami antar pemeluk agama?
You must be logged in to post a comment.