Road to 2023

curhat galau

This tag is associated with 5 posts

Mahasiswa STMJ


Mahasiswa STMJ. SMSIni kisah kadaluarsa. Malam minggu yang lalu saya mendapat SMS curhat dari seorang mahasiswa di Jember. Nggak nanggung-nanggung : dikirim pas jam tahajud. Beruntun dan buanyaak banget. Mirip tabrakan karambol di jalan tol. Mestinya curhat yang panjang begini bisa lewat email. Mungkin pengirimnya berpikir lebih praktis mengirim lewat SMS. Sepraktis merubah channel TV menggunakan remote. Atau dipikirnya saya mesti buka laptop dan colokin modem dulu buat baca email?. OoEmJi, hari gini kagak online?. Plis deh Mas, smartphone murah sudah bertebaran dimana-mana.

Continue reading

Kegalauan Si Ganteng Kalem (bagian 2)


Galau Understanding(Sambungan dari bagian 1) . . . Dek Rekli curhat kepada saya kalau dia galau dan tidak semangat akibat diputus oleh pacarnya yang sangat-sangat dan sangat-sangat dicintainya. Kata sangat sengaja saya ulang-ulang sebab begitulah yang saya tangkap dari pengakuannya. Berikutnya saya tidak memberikan nasihat maupun perkataan yang tegas bahwa pacaran itu salah dan tidak dikenal dalam agama kita. Saya hanya menyarankan kalau lupakan saja urusan pacaran. Sebab lebih penting urusan sekolahmu. Lihatlah, kenyataan mengatakan kalau sebentar lagi kamu harus menjalani ujian akhir SMA. Kamu sudah kelas 3, Dek. Saat ini adalah tahun yang sangat menentukan masa depanmu. Fokuslah terhadap UNAS. Pikirkan dengan bijak akan kuliahmu nantinya. LUPUS : Lupakan Urusan Pacaran Utamakan Sekolah.

Continue reading

Kegalauan Si Ganteng Kalem


Galau1Kawan-kawan semua,

Dalam perjalanan di atas kereta api menuju kota Jember, saya mendapati sebuah pesan singkat masuk di layar HaPe. Hmm, nomer asing. Mencurigakan. Naluri detektif saya bangkit. Sebab bunyi SMS-nya begini : “Mau nanya tentang galau pak, boleh ga?”. Saya curiga barangkali ini SMS kiriman salah satu kawan yang iseng atau mau ngerjain saya. Maklum, banyak yang iri sama calon orang terkenal seperti saya. He..he.
Ini SMS singkat sekali. Tanpa didahului salam : Assalamu’alaikum, kek. Selamat malam, kek. Hebatnya lagi tidak ada nama pengirimnya. Saya jadi bingung ini yang ngirim statusnya perempuan apa laki-laki. Atau jangan-jangan Si Laora (Lanang Ora Wadon Ora), Hiiiiii. Continue reading

Mental Blok dan Cinta Galau untuk FD di Surabaya (bagian 4 – Habis)


Ayolah, jangan menjadi laki-laki bermental tempe yang hancur hatinya hanya karena seorang wanita. Masa depan masih panjang untuk dilalui, Bung. Bagi seorang mahasiswa mencintai seorang mahasiswi itu berarti sama dengan mematikan pergerakan kemahasiswaannya. Ketika kamu memutuskan memberikan perhatian kepada seseorang yang kamu anggap spesial itu berarti kamu menutup peluang lain yang jauh lebih spesial datang menghampiri dirimu. Ada banyak hal diluar sana untuk diperhatikan. Kasih dan sayangmu tidak khusus hanya untuk satu orang wanita. Rekan-rekanmu, adik-adik kelasmu, orangtuamu, guru-gurumu, anak yatim dan mereka yang diluarsana juga butuh kasih sayang yang sama dengan yang diberikan pada kekasih wanitamu. Lagipula apa tujuan utamamu menjadi mahasiswa?. Mengasah kedewasaan tidak butuh melalui pacaran atau hubungan khusus seperti tunangan, dan sejenisnya. Agama kita tidak mengajarkan hal seperti itu. Kalau kamu berani langsung saja lamar dia dan nikahi. Masalahnya modal kamu sekarang apa? Cuma wajah tampan setengah culun tidak akan berhasil mencuri kepercayaan dari orangtuanya.

Continue reading

Mental Blok dan Cinta Galau untuk FD di Surabaya


 

Kawan-kawan semua, saya  ingin berbagi cerita nih.

Malam itu, selepas memberikan materi “Studium Generale” bagi adik-adik mahasiswa di wilayah Nginden-Surabaya, seorang mahasiwa (bukan mahasiswi) yang cukup good looking (Tinggi, tidak kurus ataupun gemuk, rambut oke, pakaian rapi, kulit putih, gigi rata, senyum mantap. Yah ciri lainnya kurang lebih mirip-mirip saya begitu) menghampiri dan menjabat tangan saya. Ia menanyakan judul buku yang isinya sempat saya bahas panjang lebar dalam studium generale barusan. Setelah memberikan judul buku berikut nama penulisnya kamipun berkenalan dan bertukar handphone . . eh bertukar nomer handphone. Ia mengaku sebagai mahasiswa di salah satu kampus negeri  ‘XXXX’ di Surabaya. Sebut saja nama mahasiswa ini “Melati”. Halah, kok Melati sih Mas?. Kayak inisial korban pelecehan seksual di koran-koran kriminal. Baiklah, saya revisi. Sebut saja namanya “FD”. Sungguh momen menyenangkan dan menjadi penghargaan tersendiri bagi saya bisa menyapa dan menjabat tangan mas FD dikesempatan yang singkat itu.

Continue reading

Road to International Islamic Followership Trainer

June 18th, 2023
3.7 years to go.

Buku Karya Pertama

JTIG : Jadi Trainer itu Gampang

Jadi Trainer Itu Gampang : Panduan Praktis untuk Memulai Menjadi Trainer dan Pemandu Pelatihan di Usia Muda. (LMT Trustco - Jakarta)

Buku Karya Kedua

The Jongos Ways : Pekerja Tangguh yang Bahagia dan Penuh Manfaat itu Anda (Penerbit : Elex Media Komputindo)

Buku Karya Ketiga

Berani Berjuang: Realita Cinta, Pertamina dan Bangsa Indonesia (A tribute to Mr. Ugan Gandar). Elex Media Komputindo

Buku Karya Keempat

Memorable Book Banjir Bandang Kota Bima - NTB tanggal 21 & 23 Desember 2016 (Elex Media Komputindo)

Follow me

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: