Road to 2023

galau

This tag is associated with 5 posts

Kegalauan Si Ganteng Kalem (bagian 2)


Galau Understanding(Sambungan dari bagian 1) . . . Dek Rekli curhat kepada saya kalau dia galau dan tidak semangat akibat diputus oleh pacarnya yang sangat-sangat dan sangat-sangat dicintainya. Kata sangat sengaja saya ulang-ulang sebab begitulah yang saya tangkap dari pengakuannya. Berikutnya saya tidak memberikan nasihat maupun perkataan yang tegas bahwa pacaran itu salah dan tidak dikenal dalam agama kita. Saya hanya menyarankan kalau lupakan saja urusan pacaran. Sebab lebih penting urusan sekolahmu. Lihatlah, kenyataan mengatakan kalau sebentar lagi kamu harus menjalani ujian akhir SMA. Kamu sudah kelas 3, Dek. Saat ini adalah tahun yang sangat menentukan masa depanmu. Fokuslah terhadap UNAS. Pikirkan dengan bijak akan kuliahmu nantinya. LUPUS : Lupakan Urusan Pacaran Utamakan Sekolah.

Continue reading

Kegalauan Si Ganteng Kalem


Galau1Kawan-kawan semua,

Dalam perjalanan di atas kereta api menuju kota Jember, saya mendapati sebuah pesan singkat masuk di layar HaPe. Hmm, nomer asing. Mencurigakan. Naluri detektif saya bangkit. Sebab bunyi SMS-nya begini : “Mau nanya tentang galau pak, boleh ga?”. Saya curiga barangkali ini SMS kiriman salah satu kawan yang iseng atau mau ngerjain saya. Maklum, banyak yang iri sama calon orang terkenal seperti saya. He..he.
Ini SMS singkat sekali. Tanpa didahului salam : Assalamu’alaikum, kek. Selamat malam, kek. Hebatnya lagi tidak ada nama pengirimnya. Saya jadi bingung ini yang ngirim statusnya perempuan apa laki-laki. Atau jangan-jangan Si Laora (Lanang Ora Wadon Ora), Hiiiiii. Continue reading

Mental Blok dan Cinta Galau untuk FD di Surabaya (bagian 4 – Habis)


Ayolah, jangan menjadi laki-laki bermental tempe yang hancur hatinya hanya karena seorang wanita. Masa depan masih panjang untuk dilalui, Bung. Bagi seorang mahasiswa mencintai seorang mahasiswi itu berarti sama dengan mematikan pergerakan kemahasiswaannya. Ketika kamu memutuskan memberikan perhatian kepada seseorang yang kamu anggap spesial itu berarti kamu menutup peluang lain yang jauh lebih spesial datang menghampiri dirimu. Ada banyak hal diluar sana untuk diperhatikan. Kasih dan sayangmu tidak khusus hanya untuk satu orang wanita. Rekan-rekanmu, adik-adik kelasmu, orangtuamu, guru-gurumu, anak yatim dan mereka yang diluarsana juga butuh kasih sayang yang sama dengan yang diberikan pada kekasih wanitamu. Lagipula apa tujuan utamamu menjadi mahasiswa?. Mengasah kedewasaan tidak butuh melalui pacaran atau hubungan khusus seperti tunangan, dan sejenisnya. Agama kita tidak mengajarkan hal seperti itu. Kalau kamu berani langsung saja lamar dia dan nikahi. Masalahnya modal kamu sekarang apa? Cuma wajah tampan setengah culun tidak akan berhasil mencuri kepercayaan dari orangtuanya.

Continue reading

Mental Blok dan Cinta Galau untuk FD di Surabaya (bagian 3)


Kembali lagi ke permasalahan mas FD. Tiba saatnya membahas masalah ketiga : Cinta dan jodoh.

Cinta adalah suatu hal yang sulit didefinisikan. Meminjam bahasanya Pak Anis Matta, cinta seperti angin yang membadai. Kau tak melihatnya tapi kau merasakannya. Merasakan kerjanya saat ia memindahkan gunung pasir di tengah gurun atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh di pusat kota metropolitan. Begitulah cinta. Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda. Tak terlihat. Hanya terasa. Tapi dahsyat.

Seperti banjir menderas, engkau tak kuasa mencegahnya. engkau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai, menjamah seluruh permukaan bumi, menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya. Dalam sekejap ia menguasai bumi dan merengkuhnya dalam kelembutannya. Setelah itu ia kembali tenang : seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang. Demikianlah cinta. Ia ditakdirkan jadi makna paling santun yang menyimpan kekuasaan besar.

Continue reading

Mental Blok dan Cinta Galau untuk FD di Surabaya (bagian 2)


Saat terlahir ke dunia, kita lahir hanya dengan satu pikiran yaitu pikiran bawah sadar. Bekal lainnya adalah otak yang berfungsi sebagai hard disk yang merekam semua hal yang kita alami. Secara lazim ini disebut pikiran sadar. Sejak lahir, dan sejalan dengan proses tumbuh kembang, kita mengalami pemrograman pikiran terus menerus, melalui interaksi kita dengan dunia di luar dan di dalam diri kita.

Pada anak kecil, yang memprogram pikirannya adalah terutama kedua orangtuanya, pengasuh, keluarga, lingkungan, guru, TV, dan siapa saja yang dekat dengan dirinya. Saat masih kecil pemrograman terjadi dengan sangat mudah karena pikiran anak belum bisa menolak informasi yang ia terima. Ketidakmampuan memfilter informasi ini disebabkan karena pada saat itu critical factor, atau faktor kritis, dari pikiran sadar belum terbentuk. Kalaupun sudah terbentuk critical factor masih lemah.

Continue reading

Road to International Islamic Followership Trainer

June 18th, 2023
3.7 years to go.

Buku Karya Pertama

JTIG : Jadi Trainer itu Gampang

Jadi Trainer Itu Gampang : Panduan Praktis untuk Memulai Menjadi Trainer dan Pemandu Pelatihan di Usia Muda. (LMT Trustco - Jakarta)

Buku Karya Kedua

The Jongos Ways : Pekerja Tangguh yang Bahagia dan Penuh Manfaat itu Anda (Penerbit : Elex Media Komputindo)

Buku Karya Ketiga

Berani Berjuang: Realita Cinta, Pertamina dan Bangsa Indonesia (A tribute to Mr. Ugan Gandar). Elex Media Komputindo

Buku Karya Keempat

Memorable Book Banjir Bandang Kota Bima - NTB tanggal 21 & 23 Desember 2016 (Elex Media Komputindo)

Follow me

Error: Please make sure the Twitter account is public.

Follow me on Twitter

%d bloggers like this: