Dalam perjalanan di atas kereta api menuju kota Jember, saya mendapati sebuah pesan singkat masuk di layar HaPe. Hmm, nomer asing. Mencurigakan. Naluri detektif saya bangkit. Sebab bunyi SMS-nya begini : “Mau nanya tentang galau pak, boleh ga?”. Saya curiga barangkali ini SMS kiriman salah satu kawan yang iseng atau mau ngerjain saya. Maklum, banyak yang iri sama calon orang terkenal seperti saya. He..he.
Ini SMS singkat sekali. Tanpa didahului salam : Assalamu’alaikum, kek. Selamat malam, kek. Hebatnya lagi tidak ada nama pengirimnya. Saya jadi bingung ini yang ngirim statusnya perempuan apa laki-laki. Atau jangan-jangan Si Laora (Lanang Ora Wadon Ora), Hiiiiii. Continue reading
Kawan-kawan semua,
Tulisan ini sebenarnya bisa dibaca di buku ke-2 saya, namun tidak ada salahnya kalau saya posting juga disini juga. Judul aslinya “Menjauhi Politik Labil dan Memilih Politik Stabil”, ini merupakan tips kalau kita mau menjadi seorang Jongoszers.
Saya memiliki seorang kawan yang telah bekerja selama 5 tahun dan memilih untuk resign dari perusahaan. Alasannya? Ia merasa tersingkir oleh rekan-rekannya dikantor yang menerapkan politik kotor (menjilat, aji mumpung, kolusi, cari muka, memfitnah, dsj) untuk mengamankan posisi atau meraih jabatan. Kawan saya ini akhirnya memilih berwirausaha dengan jalan berdagang.
Membanggakan !. Alhamdulilah. Laba terbesar sepanjang sejarah.
Selangkah lebih dekat untuk menjadi perusahaan kelas dunia.
Optimist Mode : ON !!!
Kalau disini ada sebutan atasan saya gila maka itu bukan berarti saya harus membawanya berobat ke psikiater atau ke rumah sakit jiwa terdekat. Sebab gila yang saya maksud bukan seperti mereka yang pikirannya terganggu lantas berjalan telanjang bulat sambil mulutnya komat-kamit sendirian dijalanan kota.
Alhamdulilah. Senang sekali rasanya, setelah menanti 3 tahun lebih pada akhirnya buku pertama saya ini selesai naik cetak dan sudah terbit ISBN-nya. Maklum, buku ini sudah selesai saya tulis di akhir tahun 2009 dulu dan baru bisa terbit secara maya di blog ini. Buku JTIG (Jadi Trainer Itu Gampang) Sudah banyak makhluk yang menanyakan ke saya versi cetaknya. Dulu cukup tengsin plus stress juga ketika ada kenalan yang tiba-tiba memesan versi cetaknya sebanyak 20 eksemplar atau lebih. Saya cuman bisa mesem cengar-cengir sambil ngomong : “Maaf Bos, itu bukunya belum naik cetak. Tapi format PDF-nya bisa gratis disedot sampai kempot dari blog saya”.
You must be logged in to post a comment.